MUSI BANYUASIN, TRIKPOS.com — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Sosialisasi Persiapan Survei Konsumsi Pangan Tahun 2026 di Aula Dinas Ketahanan Pangan Muba, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat struktural dan fungsional, narasumber dari Dinas Kesehatan, Badan Pusat Statistik (BPS), dan TP PKK Muba, serta para nutrisionis yang akan bertugas sebagai enumerator di 9 kecamatan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba, Apriadi Aziz, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa survei konsumsi pangan memiliki peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan ketahanan pangan daerah.
“Data konsumsi pangan menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan. Karena itu, akurasi data harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan survei ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan survei tahun 2026 merupakan yang ke-16 sejak pertama kali dilaksanakan pada 2011, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan data yang berkelanjutan dan berkualitas.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, SH dalam keterangannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan survei tersebut. Ia menegaskan bahwa kebijakan ketahanan pangan daerah harus berbasis data yang valid dan terukur.
“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen memperkuat ketahanan pangan melalui kebijakan berbasis data. Survei konsumsi pangan ini menjadi instrumen penting agar setiap kebijakan tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan survei.
“Kami mengapresiasi keterlibatan Dinas Kesehatan, BPS, TP PKK, serta para enumerator di lapangan. Kolaborasi ini kunci untuk menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta memahami metode dan teknis pelaksanaan survei secara menyeluruh sehingga proses pengumpulan data dapat berjalan optimal dan menghasilkan data berkualitas.
Kegiatan sosialisasi ini secara resmi dibuka sebagai langkah awal dalam memperkuat ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin. (#)















