Pemkot Palembang Pantau Serapan Anggaran OPD, Kualitas Pembangunan Jadi Perhatian

PALEMBANG, TRIKPOS.com – Pemerintah Kota Palembang menyoroti pentingnya manfaat nyata pembangunan bagi masyarakat dalam evaluasi realisasi anggaran perangkat daerah Triwulan III Tahun 2026. Penyerapan anggaran yang tinggi dinilai perlu berjalan seiring dengan pencapaian target kinerja dan hasil program yang terukur.

Penekanan tersebut mengemuka dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Realisasi Anggaran Fisik dan Keuangan Perangkat Daerah melalui aplikasi Sistem Informasi Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (SIEPRA), yang dibuka Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Palembang, Kgs. H. Sulaiman Amin, di Ruang Parameswara, Kamis (24/9/2026).

Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Palembang memastikan pelaksanaan anggaran tidak hanya berorientasi pada besarnya dana yang terserap, tetapi juga pada capaian program serta manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.

Dalam proses evaluasi, setiap perangkat daerah diminta mencermati target dan realisasi kinerja program, capaian fisik dan keuangan, serta indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Aspek output atau hasil langsung kegiatan dan outcome atau manfaat yang dihasilkan turut menjadi perhatian. Dengan demikian, keberhasilan pelaksanaan anggaran diharapkan dapat diukur melalui pencapaian target sekaligus dampaknya terhadap masyarakat.

Pemkot Palembang juga mendorong seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program masing-masing. Identifikasi kendala, langkah perbaikan, hingga tindak lanjut atas permasalahan yang muncul perlu menjadi bagian dari laporan evaluasi.

Melalui aplikasi SIEPRA, Pemkot Palembang berupaya memperkuat sistem pemantauan dan pelaporan pembangunan agar lebih terukur, terintegrasi, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Sistem ini diharapkan memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan realisasi anggaran, pencapaian target pembangunan, hingga berbagai hambatan yang dihadapi perangkat daerah.

Laporan yang disampaikan melalui SIEPRA tidak hanya berfungsi sebagai dokumen pertanggungjawaban, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan pada periode berikutnya.

Untuk memastikan hasil evaluasi dapat dipercaya, setiap perangkat daerah diminta memeriksa dan memvalidasi data yang disampaikan. Akurasi dan kredibilitas informasi menjadi faktor penting dalam menentukan langkah perbaikan pembangunan.

Koordinasi antarperangkat daerah juga perlu diperkuat, terutama dalam mengatasi kendala yang berpotensi menghambat pencapaian target realisasi fisik maupun keuangan.

Selain mengevaluasi capaian kinerja perangkat daerah, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengawasan percepatan realisasi anggaran, baik belanja kementerian/lembaga melalui APBN maupun APBD Kota Palembang.

Pelaksanaan anggaran turut dikaitkan dengan kondisi inflasi sebagai salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam melihat perkembangan penyerapan anggaran dan dampaknya terhadap perekonomian daerah.

Pemkot Palembang berharap seluruh perangkat daerah dapat menjaga komitmen dalam mencapai target realisasi anggaran secara tepat waktu, berkualitas, dan sesuai perencanaan.

Melalui monitoring dan evaluasi Triwulan III Tahun 2026, Pemkot Palembang berupaya memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif dan akuntabel, dengan capaian yang dapat diukur serta manfaat yang dirasakan masyarakat.

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Pembangunan yang akurat dan kredibel diharapkan menjadi salah satu landasan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan Kota Palembang ke depan. (#)