PALEMBANG, TRIKPOS.com –
Bertahun-tahun jemaah Mushola Al Mufakat harus bertahan menggunakan air sumur yang keruh, berwarna kekuningan, berbau, bahkan meninggalkan endapan karat.
Kini, harapan baru mulai muncul seiring deru mesin bor yang bekerja dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Di balik pembangunan sumur bor tersebut, tersimpan kisah keikhlasan seorang warga. Bendahara Mushola Al Mufakat, Afdol Kamil, rela mewakafkan sebagian tanah pribadinya setelah lokasi tersebut dinyatakan memiliki potensi sumber air bersih.
Afdol mengenang, sejak mushola berdiri hampir empat tahun lalu, persoalan air bersih selalu menjadi keluhan utama. Air sumur yang tersedia tidak layak digunakan secara maksimal karena berwarna kuning, berbau, dan mengandung karat.
“Air sumurnya berkarat, warnanya kuning dan berbau. Sudah hampir empat tahun kami menggunakan air seperti itu karena memang belum ada pilihan lain,” ungkap Afdol dengan penuh haru.
Meski menghadapi keterbatasan, aktivitas ibadah di Mushola Al Mufakat tidak pernah berhenti. Salat lima waktu tetap dilaksanakan, pengajian terus berjalan, dan warga tetap bergotong royong memakmurkan mushola.
Berbagai upaya pernah dilakukan untuk mengatasi persoalan air bersih. Namun, keterbatasan biaya membuat pembangunan sumur bor belum dapat direalisasikan.
Harapan baru hadir ketika Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang menjadikan pembangunan sumur bor sebagai salah satu sasaran fisik. Tim terlebih dahulu melakukan survei di beberapa titik hingga akhirnya menemukan sumber air yang potensial berada di lahan milik Afdol.
Tanpa ragu, Afdol mengikhlaskan sebagian tanahnya untuk diwakafkan demi kepentingan masyarakat.
“Tanah pribadi saya disurvei, ternyata ada sumber airnya. Saya ikhlaskan dan wakafkan untuk pembangunan sumur bor karena manfaatnya untuk mushola dan masyarakat. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah,” katanya.
Keputusan tersebut mengundang rasa haru warga. Bagi mereka, wakaf yang diberikan Afdol bukan sekadar sebidang tanah, melainkan sebuah harapan agar masyarakat akhirnya memiliki akses terhadap air bersih yang layak.
Semangat berbagi itu menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Talang Jambe. Mushola Al Mufakat tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat kebersamaan dan kepedulian sosial warga.
Afdol pun menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0418/Palembang yang telah memasukkan pembangunan sumur bor sebagai salah satu program TMMD Ke-129.
Menurutnya, keberadaan sumur bor nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari kebutuhan berwudu hingga berbagai aktivitas di lingkungan mushola.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dandim 0418/Palembang yang telah membantu pembangunan sumur bor ini. Insya Allah akan sangat berguna bagi jemaah. Semoga menjadi berkah dan semoga Kodim 0418/Palembang semakin jaya,” tuturnya. (WAN)














