PALEMBANG, TRIKPOS.com – Kebahagiaan terpancar dari wajah Saliyah, warga Gang Sayangan No. 21 RT 027 RW 008, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju. Rumah yang selama ini ditempatinya dalam kondisi memprihatinkan, bahkan nyaris roboh dan kerap dilanda banjir, kini telah berubah menjadi hunian yang layak, aman, dan nyaman.
Perubahan itu terwujud melalui Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Palembang Peduli yang digagas BAZNAS Kota Palembang. Peresmian rumah tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, Kamis (18/6/2026).
Peresmian rumah layak huni tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1.343.
Dalam sambutannya, Dewi Sastrani menegaskan bahwa rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan fondasi utama bagi terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera.
“Rumah merupakan tempat tumbuhnya kasih sayang, pendidikan pertama bagi anak-anak, serta pondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera. Karena itu, ketersediaan rumah yang layak huni merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap warga,” ujarnya.
Menurut Dewi, keberhasilan program bedah rumah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga kurang mampu di Kota Palembang.
“Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus memperluas manfaat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Palembang, para muzaki, dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya untuk membantu masyarakat melalui berbagai program sosial.
“Semoga semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini terus tumbuh demi mewujudkan Palembang yang semakin maju, peduli, dan sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Saliyah tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku bersyukur karena kini keluarganya dapat tinggal dengan tenang tanpa dihantui rasa khawatir saat hujan turun.
“Alhamdulillah, rumah kami sekarang sudah tidak banjir lagi. Dulu kondisinya sudah hampir roboh, tetapi sekarang sudah bagus dan nyaman. Terima kasih kepada Pemkot Palembang dan BAZNAS Kota Palembang yang sudah membantu kami,” ucapnya.
Ketua BAZNAS Kota Palembang, Ridwan Nawawi, menjelaskan bahwa program bedah rumah terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dari target 58 unit rumah yang akan dibedah sepanjang tahun 2026, hingga saat ini sebanyak 26 rumah telah berhasil direalisasikan.
“Dana program ini berasal dari zakat ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Alhamdulillah, amanah tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, baik melalui program bedah rumah maupun bantuan pendidikan bagi anak-anak sekolah,” jelas Ridwan.
Ia berharap dukungan para muzaki dan donatur terus meningkat sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat program sosial yang dijalankan BAZNAS Kota Palembang.














