PALEMBANG, TRIKPOS.com — Pilihan tempat kuliner di Kota Palembang kembali bertambah. Cafe & Resto Kelopak Lapan resmi beroperasi di Jalan Seduduk Putih, Kecamatan Kemuning, dengan konsep yang memadukan restoran keluarga, ruang pertemuan, serta area outdoor.
Manager Cafe & Resto Kelopak Lapan, Raja, mengatakan tempat tersebut dirancang tidak hanya untuk kebutuhan makan, tetapi juga menjadi ruang berkumpul bagi keluarga, komunitas maupun kalangan perkantoran.
“Semoga Cafe & Resto Kelopak Lapan ini bisa memberikan manfaat bagi customer, keluarga maupun siapapun yang datang ke sini,” kata Raja.
Menurut dia, konsep utama Kelopak Lapan adalah family resto. Namun, pengelola juga menyiapkan ruang meeting yang dapat digunakan instansi pemerintah, perusahaan BUMN, swasta hingga komunitas.
“Kita konsepnya family resto. Jadi keluarga bisa datang, tetapi kalau ada teman-teman dari kantor, BUMN atau perusahaan swasta yang mau meeting, kita juga menyediakan ruang meeting,” ujarnya.
Untuk pengunjung, tersedia area smoking dan non-smoking yang dilengkapi pendingin ruangan.
Dari sisi menu, Kelopak Lapan menawarkan sejumlah hidangan andalan, di antaranya olahan tuna, bebek, menu Danau dan sate maranggi.
Pengelola mematok harga yang disebut masih berada dalam kisaran harga kuliner di Palembang. Harga makanan mulai sekitar Rp30 ribu, sementara menu sharing untuk empat orang tersedia dengan harga sekitar Rp150 ribu.
Selain ruang makan, Kelopak Lapan memiliki area outdoor yang dilengkapi kawasan kebun dan berbagai tanaman. Salah satu yang menjadi daya tarik adalah kebun anggur yang dapat dinikmati pengunjung.
“Jadi bukan hanya datang makan, tetapi pengunjung juga bisa menikmati suasana dan area yang ada di sini,” kata Raja.
Kelopak Lapan juga menyediakan produk bakery dari Enti Bakery yang masih berada dalam keluarga pengelola.
Nama Kelopak Lapan diambil dari motif bunga yang menjadi salah satu ciri khas Palembang. Bunga yang mekar tersebut menjadi filosofi bagi pengelola sebagai simbol harapan agar usaha terus berkembang dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Pengunjung juga tidak dikenakan tiket masuk. Raja mengatakan sebelumnya sempat diberlakukan tiket masuk Rp5.000, tetapi kebijakan tersebut kini ditiadakan.
“Tidak ada tiket masuk. Sebelumnya memang pernah ada tiket Rp5.000, tetapi sekarang pengunjung bisa langsung masuk dan menikmati tempat ini,” ujarnya.
Dengan konsep tersebut, Kelopak Lapan membidik pasar yang lebih luas, mulai dari keluarga yang ingin bersantap, komunitas yang membutuhkan ruang berkumpul hingga perusahaan atau instansi yang memerlukan tempat pertemuan.
Kehadiran restoran ini sekaligus menambah alternatif ruang kuliner dan rekreasi di kawasan Seduduk Putih, Palembang. (Rini)













