PALEMBANG, TRIKPOS.com– Sejumlah massa yang tergabung dalam Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang, Senin (6/7/2026). Aksi tersebut dilanjutkan dengan audiensi bersama jajaran KSOP sebagai wadah penyampaian aspirasi.
Dalam aksinya, SIRA menyampaikan sejumlah masukan terkait pelayanan di lingkungan KSOP Kelas I Palembang. Massa menyoroti dugaan lemahnya pengawasan, dugaan praktik pungutan liar dalam pelayanan kepelabuhanan, serta meminta evaluasi terhadap sistem pelayanan agar lebih transparan dan akuntabel.
Direktur Eksekutif SIRA, Rahmad Sandy, mengatakan pergantian kepemimpinan di KSOP diharapkan menjadi momentum untuk melakukan pembenahan terhadap berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Menurutnya, apabila terdapat dugaan pelanggaran, proses penanganannya perlu dilakukan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku sehingga dapat memberikan kepastian dan menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan di sektor transportasi laut.
“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Harapannya, setiap laporan maupun dugaan yang berkembang dapat ditindaklanjuti secara objektif, transparan, dan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Rahmad.
Menanggapi aspirasi tersebut, perwakilan KSOP Kelas I Palembang menerima langsung peserta aksi dalam forum dialog. Plt Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut, Bustan, menjelaskan Plt Kepala KSOP sedang menjalankan tugas kedinasan di Jakarta sehingga memberikan mandat kepada jajaran teknis untuk menerima aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan KSOP terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini kami terima dengan baik. Kami akan menyampaikan seluruh hasil pertemuan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut sesuai kewenangan yang dimiliki,” kata Bustan.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Patroli, dan Penjagaan (KBPP), Zainudin. Ia memastikan seluruh poin yang disampaikan dalam audiensi akan didokumentasikan dan dilaporkan kepada pimpinan setelah kembali ke Palembang.
Menurutnya, apabila dalam proses evaluasi ditemukan kekurangan dalam pelayanan maupun indikasi pelanggaran, KSOP akan melakukan langkah-langkah perbaikan sesuai aturan yang berlaku.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi agar kualitas layanan kepelabuhanan terus meningkat,” ujar Zainudin.
Audiensi berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Kedua belah pihak sepakat bahwa dialog menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik. SIRA berharap aspirasi yang telah disampaikan memperoleh tindak lanjut secara terbuka, sementara KSOP menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.














